Sabtu, 28 Feb 2026
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

In House Training Hari ke 2 di SMK Negeri 1 Singkawang : Sosialisasi Optimalisasi Komunitas Belajar

Rabu, 28 Agustus 2024, Hari ke 2 kegiatan In House Training di Smk Negeri 1 Singkawang dilaksanakan dengan materi yang berjudul “ Sosialisasi Optimalisasi Komunitas Belajar”. Dalam kegiatan ini dilaksanakan dengan format yang sama yakni dilaksanakan melalui google meet maupun dilaksanakan secara tatap muka di ruangan aula SMK Negeri 1 Singkawang.

Kegiatan di hari ke 2 ini dibuka kembali oleh kepala sekolah SMK Negeri 1 Singkawang, Bapak Yudi Firman Santosa, S.T, M.TI, diharapkan kegiatan IHT di hari ke 2 ini bisa berjalan lancar dan para peserta bisa mengambil Pelajaran dari materi yang disampaikan oleh narasumber, yang diantaranya ada dari pengawas sekolah, yakni Bapak Agus Wahidi, M.Pd, yang menyampaikan tentang optimalisasi kelompok belajar.

Menurut Bapak Agus Wahidi, “Kombel merupakan suatu perkumpulan pendidik dan tenaga kependidikan yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa.” Beliau juga menyampaikan juga bahwa. “Manfaat komunitas belajar, , yaitu memfasilitasi belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka, diskusi pemecahan masalah sekaligus berbagi praktik baik Kurikulum Merdeka, dan kolaborasi pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Keberhasilan komunitas belajar mengarah pada keterlibatan aktif anggota komunitas dalam kegiatan. Setiap anggota hendaknya memiliki tiga nilai yaitu perilaku, sikap, dan perspektif,” ujarnya.

Dalam kegiatan IHT ke 2 ini, didampingi oleh beberapa narasumber lain, diantaranya Bapak Jalaludin, S.Pdi, M.Pd dan Ibu Nurjanah, S.T, para peserta juga melakukan simulasi pembentukan dan praktik komunitas belajar, ada 5 tahapan membangun atau membuat komunitas belajar, yang pertama adalah, membentuk tim kecil, melakukan penguatan tentang pentingnya komunitas belajar, menciptakan lingkungan belajar yang ramah guru, membuat jam wajib belajar dan yang terakhir merealisasikan belajar Bersama dan berbagi praktik baik.

Keberhasilan komunitas belajar mengarah pada keterlibatan aktif anggota komunitas dalam kegiatan. Setiap anggota hendaknya memiliki tiga nilai yaitu perilaku, sikap, dan perspektif, diharapkan  melalui sosialisasi optimalisasi komunitas belajar para tenaga pendidik/guru  dapat mengembangkan komunitas belajar di sekolah, mengoptimalkan perannya, dan memanfaatkan platform merdeka mengajar sebagai sumber belajar dan tempat berbagi.

Penulis : Adi Wahyudi

Editor : Sumiati

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR