Sabtu, 28 Feb 2026
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

PELAKSANAAN SURVEI LINGKUNGAN BELAJAR (Sulingjar) 2024 DI SMK NEGERI 1 SINGKAWANG

PELAKSANAAN SURVEI LINGKUNGAN BELAJAR (Sulingjar) 2024

DI SMK NEGERI 1 SINGKAWANG

 

Kamis, 12 September 2024, SMK Negeri 1 Singkawang melaksanakan kegiatan Survei Lingkungan Belajar SMA/SMK 2024 dalam rangkaian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Periode mengisi data tersebut dibuka selama hampir dua minggu, ditutup hari Rabu, 24 September mendatang.

Namun demikian, pengisian Sulingjar SMA/SMK mengikuti Jadwal ANBK 2024 yang diberlakukan setiap instansi pendidikan. Perlu diketahui bahwa agenda tersebut beriringan dengan rundown ujian ANBK peserta didik. Sebagaimana dikutip dari laman Sulingjar Kemdikbud, pengisian baru bisa aktif sesuai jadwal pelaksanaan asesmen nasional. Adapun para guru yang menjabat sebagai pendidik di lebih dari satu sekolah harus mengisi data untuk semua tempatnya bekerja. Pelaksanaan Survei lingkungan belajar di SMK Negeri 1 Singkawang, dilaksanakan di beberapa ruangan laboratorium, diantaranya laboratorium komputer A, Lab B, Lab C, Lab D, dengan jumlah peserta 74 guru, pengisian survey dilaksanakan fleksibel menyesuaikan jam bebas mengajar di kelas.

Survei lingkungan belajar merupakan cermin kualitas pendidikan di sekolah. Survei Lingkungan Belajar adalah sebuah instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas lingkungan belajar di suatu sekolah. Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang berbagai faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran, seperti Interaksi guru-siswa, Bagaimana hubungan antara guru dan siswa di dalam kelas? Apakah komunikasi berjalan efektif?, kemudian Fasilitas sekolah, Apakah fasilitas yang tersedia di sekolah sudah memadai untuk mendukung proses pembelajaran, Iklim sekolah apakah suasana di sekolah kondusif untuk belajar? Apakah siswa merasa aman dan nyaman?. Untuk kurikulum dan pembelajaran: Apakah kurikulum yang diterapkan relevan dan sesuai dengan kebutuhan siswa? Apakah metode pembelajaran yang digunakan efektif?

Hasil survei lingkungan belajar dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran: Dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada, sekolah dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Membuat kebijakan yang tepat, Data dari survei dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan pendidikan yang lebih baik. Selanjutnya untuk mengetahui efektivitas program-program sekolah sekolah dapat mengukur efektivitas program-program yang telah dilaksanakan, seperti program peningkatan mutu guru atau program pengayaan bagi siswa berprestasi.

Survei lingkungan belajar merupakan alat yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Dengan memahami kondisi lingkungan belajar yang sebenarnya, sekolah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung keberhasilan siswa.

Penulis : Adi Wahyudi

Editor : Sumiati

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR