Sabtu, 28 Feb 2026
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

PANEN HASIL BELAJAR CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 10 KOTA SINGKAWANG

PANEN HASIL BELAJAR CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 10 KOTA SINGKAWANG : ”Jadilah Inspirasi Bagi Siswa, Terus Belajar dan Ciptakan Perubahan Positif di Dunia Pendidikan ”

Singkawang, Rabu, 30 Oktober 2024, Sebanyak 27 Calon Guru Penggerak Angkatan 10 Kota Singkawang melaksanakan panen hasil belajar lokakarya ke 7 di halaman perpustakaan daerah kota singkawang.

Panen Hasil Belajar Guru Penggerak adalah acara puncak kegiatan belajar dalam program Pendidikan Guru Penggerak. Dalam acara ini, Calon Guru Penggerak (CGP) memamerkan hasil belajar mereka selama mengikuti program selama kurang lebih 6 bulan. Festival panen raya hasil belajar program pendidikan guru penggerak ini adalah merupakan sebuah pendidikan bagi guru yang berorientasi pada perubahan atau tranformasi sistem pendidikan.

Pada lokakarya 7 ini para calon guru penggerak membagikan berbagai aksi nyata dan program-program yang sudah dilaksanakan kurang lebih enam bulan dalam mengikuti pendidikan guru penggerak. Dengan mengikuti pendidikan guru penggerak, maka bapak/ibu guru calon guru penggerak telah memenuhi kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran, karena telah mampu menggerakan sebuah ekosistem pembelajaran di sekolah dan mampu menjalankan program-program yang benar-benar berdampak bagi para peserta didik di sekolah.

SMK Negeri 1 Singkawang sendiri memiliki 2 Calon Guru Penggerak angkatan 10 yang mengikuti kegiatan Panen Hasil Belajar Lokakarya ke 7 ini, yakni Bapak Samto, M.Pd dan Ibu Nurjanah, S.T. Tentunya dengan adanya perwakilan dari SMK Negeri 1 Singkawang yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan para calon guru penggerak ini mampu menganalisis penerapan program yang dibuat selama enam bulan pelatihan, calon guru penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik baik di lingkungan peserta didik maupun sekolah.

Penulis: Dwi Adi Wahyudi

Editor: Sumiati

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR