Hari Kamis, Tanggal 18 Desember 2025 Waktu: 08.30 WIB s.d. Selesai Tempat: Laboratorium D, SMKN 1 Singkawang Pemimpin Rapat: Bapak Weli, S.Pd.I (Waka Kesiswaan) Peserta: Orang Tua Siswa, Guru BK, dan Tim Kesiswaan.

Evaluasi Kehadiran: Pihak sekolah mengidentifikasi sejumlah siswa yang memiliki tingkat kehadiran sangat rendah, bahkan berpotensi berada di bawah 50%. Hal ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada pemenuhan standar penilaian akademik.
Konsekuensi Akademik: Bapak Weli, S.Pd.I menegaskan bahwa siswa dengan tingkat kehadiran yang tidak memenuhi syarat berpotensi tidak naik kelas. Langkah pembinaan ini merupakan upaya terakhir sekolah untuk menyelamatkan masa depan pendidikan siswa sebelum keputusan akhir diambil.
Prosedur Tindak Lanjut: Sekolah memberikan kesempatan bagi orang tua untuk bekerja sama dalam memantau perubahan perilaku anak. Namun, apabila setelah pemanggilan berulang kali tetap tidak ada perubahan yang signifikan, pihak sekolah memberikan opsi bagi orang tua untuk:
Menerima keputusan tidak naik kelas, atau
Mengajukan mutasi (pindah) ke sekolah lain yang mungkin lebih sesuai dengan kondisi siswa.
Harapan Sekolah: Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara orang tua dan guru BK. Tujuannya agar siswa yang bersangkutan kembali disiplin dan dapat menyelesaikan tahun ajaran ini dengan hasil yang baik.
Catatan: Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan belajar. Kerjasama orang tua sangat menentukan masa depan siswa di SMKN 1 Singkawang.
Penulis (Jalaluddin)