SINGKAWANG – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti halaman depan SMKN 1 Singkawang pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Upacara bendera rutin kali ini terasa berbeda karena menjadi momen terakhir bagi Bapak Mariman, S.Pd.Mat, bertindak sebagai Pembina Upacara sebelum memasuki masa purna tugas (pensiun).

Dalam amanatnya, Bapak Mariman menyampaikan pesan menyentuh yang menggetarkan hati seluruh peserta upacara. Beliau mengakui adanya rasa berat hati untuk melangkah pergi dari lingkungan sekolah yang telah menjadi rumah keduanya selama bertahun-tahun.
“Terlalu banyak kenangan suka dan duka yang terukir bersama anak-anakku sekalian dan rekan-rekan sejawat di sini. Meninggalkan tempat ini adalah hal yang berat, namun tugas formal memang ada batasnya,” ungkapnya dengan nada bergetar.
Kepada para siswa, beliau menekankan pentingnya penguasaan ilmu dan kompetensi sebagai senjata utama di masa depan. Beliau mengingatkan bahwa persaingan di dunia luar sangatlah ketat.
Gigih Berusaha: Mengutip pepatah Arab “Man Jadda Wajada” (Barang siapa bersungguh-sungguh, maka dia akan berhasil).
Kompetensi: Siswa diharapkan tidak hanya belajar teori, tapi benar-benar menguasai keahlian bidangnya agar mampu berkompetisi di dunia industri maupun usaha.

Tak lupa, Bapak Mariman menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada rekan-rekan guru. Beliau menitipkan estafet perjuangan pendidikan dengan landasan filosofi Ki Hajar Dewantara:
Ing Ngarso Sung Tulodo: Di depan menjadi teladan.
Ing Madyo Mangun Karso: Di tengah membangun semangat/motivasi.
Tut Wuri Handayani: Di belakang memberikan dorongan.
Beliau berharap para guru SMKN 1 Singkawang tetap menjadi sosok yang benar-benar bisa “Digugu dan Ditiru”—di mana setiap ucapannya ditaati dan setiap tindakannya layak menjadi contoh bagi siswa.
Upacara ditutup dengan sebuah pantun bermakna mendalam yang menggambarkan selesainya masa bakti beliau, namun tetap menjaga ikatan persaudaraan:
Patah galah di tepi perigi, Air bersih untuk bersuci. Tunailah sudah janji dan bakti, Namun silaturahmi tak boleh berhenti.
Selamat memasuki masa purna tugas, Bapak Mariman, S.Pd.Mat. Terima kasih atas segala dedikasi dan ilmu yang telah dicurahkan untuk kemajuan SMKN 1 Singkawang. (Jalaluddin/Humas)