Sabtu, 28 Feb 2026
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

SMK Negeri 1 Singkawang Kirim Perwakilan Siswa ke Seminar Keagamaan Bertema “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana meningkatkan literasi keagamaan untuk menyongsong era digital”

SMK Negeri 1 Singkawang Kirim Perwakilan Siswa ke Seminar Keagamaan Bertema “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana meningkatkan literasi keagamaan untuk menyongsong era digital”

Singkawang, 14 Desember 2024. SMK Negeri 1 Singkawang mengirimkan perwakilan siswa untuk mengikuti seminar keagamaan yang bertajuk “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Sarana Meningkatkan Literasi Keagamaan untuk Menyongsong Era Digital.” Acara tersebut diselenggarakan oleh Panitia PHBI kota singkawang dan berlangsung di Gedung Wali Kota Singkawang pada Sabtu (14/12).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan pelajar dari sekolah-sekolah di wilayah Singkawang, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai keislaman serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan modern yang semakin terhubung dengan teknologi digital. Dalam acara ini SMK Negeri 1 Singkawang mengirimkan perwakilan 5 orang TIM JURNALISTIK, 10 orang siswa serta satu pembimbing.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan PJ Walikota singkawang, Drs. H. Sumastro, M.Si, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendidik generasi muda agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan landasan spiritual yang kokoh. Dalam kegiatan ini juga diisi oleh narasumber yakni Dr. Wahab, S.Ag, M.Ag ( Dosen Pascasarjana IAIN Pontianak), Dr. H Arnadi Arkan, M.Pd ( Rektor Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas ) serta AKBP Fathur Rochman, S.I.K, M.I.K dari Polres Singkawang

Para siswa yang menjadi perwakilan dari SMK Negeri 1 Singkawang mengaku sangat antusias. Salah satu peserta, Fikri Alfathoni , menyampaikan bahwa seminar ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana nilai-nilai agama dapat diterapkan dalam dunia digital. “Kami diajarkan untuk menggunakan teknologi secara bijak dan sesuai dengan ajaran agama, seperti menyebarkan konten positif dan edukatif,” ungkap Fikri.

Acara ini tidak hanya diisi dengan ceramah, tetapi juga diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah pentingnya menjaga etika bermedia sosial sebagai wujud literasi keagamaan di era digital.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan para siswa dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pendidikan formal dan nilai-nilai keagamaan dapat menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Penulis: Dwi Adi Wahyudi

Editor: Sumiati

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR