Minggu, 19 Mei 2024
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

Workshop Pemanfaatan Sarana & Prasarana Pendukung Penyelenggaraan Teaching Factory (TeFa)

Workshop Pemanfaatan Sarana & Prasarana Pendukung Penyelenggaraan Teaching Factory (TeFa)

SMKN 1 SINGKAWANG 31 OKTOBER  S.D 2 NOVEMBER 2023  https://youtu.be/JnA4D1DO4HI

Selasa (31/10) sebanyak 20 guru produktif dari Kompetensi Keahlian eknik Konstruksi dan Perumahan (TKP)
Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB),Teknik Audio Video (TAV),Teknik Mekatronika (TMK)
Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pemesinan (TPM),Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengikuti kegiatan Workshop SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan dengan tema Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Pendukung Penyelenggaraan Teaching Factory (TEFA).

Kegiatan ini dibersamai narasumber dari BBPPMPV Medan dan kini merupakan Widyaiswara dari BBPPMPV yakni ibu Siska M.Matondang, S.T.,M.Pd

Dijelaskan oleh beliau bahwa TEFA yang merupakan model pembelajaran yang mengoptimalkan kurikulum, sumber daya dan SDM di SMK haruslah selaras dengan proses produksi dan standar di dunia kerja dengan harus dimulai dengan kolaboratif, saling mendukung satu sama lain dari berbagi unsur di sekolah dengan tujuan utama menghasilkan lulusan SMK yang memiliki soft skill dan hard akill sesuai permintaan dunia kerja.

Selain itu penyelenggaraan TEFA dengan berbagai prosesnya dimulai dari hal kecil dengan tidak keluar dari 4 prinsip TEFA yakni:

1. Efisien: Meningkatkan efisiensi penggunaan alat dan bahan praktik

2. Efektif: Menciptakan suasana pembelajaran sesuai dengan kondisi sesungguhnya di dunia kerja (DU/DI) dalam rangka pencapaian kompetensi secara tuntas.

3. Keterpaduan, yakni memadukan muatan/ materi pembelajaran mata pelajaran nasional, kewilayahan, dan peminatan kejuruan.

4. Kolaborasi dengan DU/DI, meningkatkan kerjasama antara SMK dan DU/DI.

 

 

Pada workshop ini para peserta juga belajar memperbaiki AC yang rusak dimana Peserta dapat menganalisis kekuatan yang dimiliki seperti adanya Key Partner, Key Activities, Key Resource dll serta menganalisis kondisi dan potensi melalui lembar analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities dan Threats).

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR