SINGKAWANG – Suasana yang mendukung di halaman SMKN 1 Singkawang pada Senin pagi, 27 April 2026. Upacara bendera rutin yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha tersebut berjalan lancar dan tertib dengan membawa pesan mendalam mengenai dedikasi seorang pendidik.

Pada kesempatan kali ini, petugas upacara berasal dari kolaborasi kelas X Teknik Audio Video (TAV) dan X Teknik Mekanik (TMK). Para petugas dinilai sukses menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, mulai dari persiapan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan teks UUD 1945 dan doa. Kekompakan yang ditunjukkan para siswa kelas X ini mendapat apresiasi positif dari seluruh peserta upacara.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Sadirun, S.Pd., dalam amanatnya menekankan pentingnya memaknai pengabdian guru. Beliau menyampaikan bahwa sosok guru bukan sekadar pengajar di dalam kelas, melainkan pembimbing karakter yang rela mengabdi demi masa depan generasi bangsa.


“Pengabdian seorang guru tidak terbatas pada transfer ilmu saja, tetapi juga dalam membentuk kedisiplinan dan sikap peserta didik. Siswa diharapkan menghargai perjuangan ini dengan menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan rasa hormat,” ujar beliau.
Ada yang menarik dalam upacara kali ini. Bapak Sadirun menyelipkan beberapa pantun yang membuat suasana menjadi lebih cair namun tetap sarat pesan moral. Berikut adalah deretan pantun yang beliau sampaikan:
Apresiasi Petugas:
Aura Kasih beli gas di bandara,
Ketemu ular berbisa,
Terima kasih kepada petugas upacara,
Kalian luar biasa!
Sapaan Siswa:
Setiap pagi sarapan ketupat,
Selamat pagi siswa hebat!
Pesan untuk Rekan Pengajar:
Pergi berlibur ke Pemangkat,
Beli tampas dan baju batik,
Kepada sahabat guru hebat,
Jangan lelah terus mendidik.
Upacara berakhir dengan tertib seiring dengan selesainya doa bersama. Sebelum meninggalkan mimbar upacara, Bapak Sadirun menutup amanatnya dengan sebuah pantun penutup yang khas:
“Belajar matematika memang payah, belajar hukum banyak tak tau. Wabillahi taufiq walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMKN 1 Singkawang dapat mengambil pelajaran tentang arti pengabdian dan semakin mempererat tali silaturahmi antara guru dan murid demi membangun generasi penerus yang berkarakter. (Jalaluddin/Humas) petugas Lapangan Gabriel