Rabu, 17 Apr 2024
  • MEWUJUDKAN LEMBAGA PENDIDIKAN VOKASI YANG UNGGUL SERTA MENGHASILKAN TAMATAN BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA, MENYONGSONG PUNCAK BONUS DEMOGRAFI INDONESIA

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

Konsumsi rokok merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, stroke, kanker, penyakit paru kronik dan diabetes mellitus dan merupakan penyebab kematian utama di dunia, termasuk di negara kita Indonesia. Konsumsi rokok membunuh satu orang setiap detik. Penelitian epidemiologi tembakau di dunia menunjukkan tembakau membunuh lebih dari lima juta orang setiap tahunnya. Jika hal ini berlanjut, diperkirakan terjadi 10 juta kematian di tahun 2020, (Sumber Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI).

untuk mengurangi resiko tersebut segala upaya pihak manajemen SMKN 1 Singkawang berkolobarasi dengan semua pihak untuk menangani masalah rokok. salah satunya adalah Edukasi

Dari hasil penelitian Jesy mahasiswa Politeknik Kesehatan  Kemenkes Pontianak Jurusa Keperawatan Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024  yang berjudul “PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI VIDEO EDUKASI TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMK NEGERI 1 SINGKAWANG” 

dari hasil penelitian tersebut dapat di ambil beberapa kesimpulan di antaranya

  1. Pengetahuan responden meningkat dari sebelum diberikan intervensi 63,50% menjadi 95,00% sesudah diberikan intervensi.
  2. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan siswa SMK Negeri 1 Singkawang sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan melalui video edukasi tentang bahaya merokok dengan p value (0,000) yaitu (nilai p<0,05).

Saran dari peneliti untuk SMKN 1 Singkawang

  1. Bagi SMK Negeri 1 Singkawang, diharapkan sekolah  dapat memanfaatkan media yang telah dibuat oleh peneliti untuk pembelajaran bimbingan konseling disekolah masing-masing khususnya yang berhubungan dengan merokok, sehingga dapat digunakan untuk memberikan skrining  kesehatan lebih awal guna nurunkan angka kematian akibat merokok.
  2. Bagi Akademik, diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak. Setelah dilakukan penelitian, promosi kesehatan tidak hanya dapat dilakukan dengan metode dan media biasa, tetapi dapat dilakukan inovasi baru sesuai dengan cara pengembangannya.
  3. Bagi Responden  Siswa hendaknya secara aktif mencari informasi tentang bahaya merokok melalui buku-buku kesehatan, internet, media massa dan meminta penjelasan kepada petugas kesehata
  4. Bagi Peneliti Lain, dianjurkan untuk peneliti selanjutnya dapata mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dengan variabel yang berbeda serta dapat mengembangkan metode dan media yang telah diinovasi dengan jumlah sampel yang lebih banyak sehingga lebih akurat

Dari penelitian tersebut sekolah melakukan koordinasi untuk melakukan Edukasi berkelanjutan serta berkoordinasi dengan stakeholder Pemkot Singkawang agar Sekolah merupakan kawasan bebas rokok selain itu juga pembelajaran P5 juga memberikan edukasi pada siswa pentingnya untuk tidak merokok

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR